Dedikasi …


Sepertihalnya dengan komitmen, untuk kata “dedikasi” ini pun saya tidak tahu apa arti persisnya. Tapi baru saja saya menggunakannya, setelah sejak habis subuh tadi saya mengetik sesuatu, dan istri saya bertanya, “nggawe apa, mas?” dan saya jawab, “prediksi materi UN 2010″. Istri saya bertanya lagi, “pesenane sapa?“, saya jawab, “sebuah dedikasi saja”.  “Dedikasi ki apa?”  istri saya bertanya lagi, Jawab saya:  “Ya, embuh …” . Saya menjawab begini bukan karena kesal dengan pertanyaan-pertanyaan  istri saya yang gak sambung menyambung itu, tetapi karena saya benar-benar tidak tahu apa penjelasan tentang kata itu. Saya gunakan istilah itu dengan pemaknaan yang ada dalam pikiran saya, tapi entah benar atau salah, saya tidak tahu.

Saya tidak tahu persis apa yang mendorong saya dengan sangat semangat menyusun sebuah tulisan dalam  sebuah tabel empat kolom sebanyak 10 halaman kertas ukuran a4 menggunakan font Airal Narrow 10 ini.  Dorongan itu tiba-tiba saja muncul sehabis dzikir dan berdoa setelah shalat subuh. Dalam doa saya memang meminta kepada Allah untuk kesuksesan dunia akhirat bagi anak-anak kandung saya, juga anak-anak sosiologis saya di SMA 3, khususnya anak-anak IPS 65, juga anak-anak sosiologis saya di IPS SMA Islam Terpadu Abubakar Yogyakarta. Berawal dari doa itu, muncul kehendak dalam diri saya untuk melakukan sebuah ikhtiar guna memudahkan pencapaian kesuksesan dalam jangka pendek: sukses UN untuk anak-anak sosiologis saya tersebut. Inilah yang kemudian saya sebut sebagai sebuah DEDIKASI.

Kemudian saya jalan termudah untuk tahu apa itu dedikasi dengan bertanya kepada Om Google, buka New Tab dari Mozila, dan menuliskan “dedikasi” pada search-nya Google.

“Dedikasi adalah kewajiban yang mengharuskan untuk tidak menguntungkan diri pribadi, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam bentuk materi atau lainnya, berkat fungsi yang dilaksanakannya yang berkaitan dengan kepentingan dan tekanan dari pihak ketiga, dalam bentuk apapun juga, dengan maksud selalu menghormati dan menjunjung tinggi kebersamaan hak dan kedudukan setiap warga negara.” (http://wahyu-kurnianto.blogspot.com/2007/04/dedikasi.html)

Ini jawab pertama dari Om Google. Saya tidak mengerti sepenuhnya makna tekstual maupun kontekstual dari kalimat tersebut. Tapi ada tekanan dari makna yang saya fahami, adalah bahwa  karena sebuah dedikasi maka saya “mengharuskan” diri sendiri untuk berbuat sesuatu tetapi tidak mengambil keuntungan pribadi dalam bentuk apapun … Kemudian saya ragu apakah yang saya lakukan ini benar-benar tidak mengambil keuntungan pribadi dalam bentuk apapun, apalagi kalau saya tambah dengan kata “langsung maupun tidak langsung”.  Secara langsung memang saya tidak mengambil keuntungan dari aktivitas saya menyusun prediksi materi UN 2010 ini.  Saya kerjakan ini bukan karena adanya “surat tugas” dari atasan saya yang tentu saja –kalau berdasarkan itu– ada dampak finansial yang akan saya peroleh: honor.  Pesenan sebuah penerbit atau pihak lain pun bukan (mungkin isteri saya mengira saya kerjakan itu karena ini, seperti pada umumnya aktivitas saya menulis soal prediksi UN, maka pertanyaan istri saya, “pesenane sapa?“).

Tapi kalau keuntungan tidak langsung? Hehe … apabila ikhtiar ini ternyata menghasilkan kesuksesan bagi anak-anak saya di Pad, tentu akan mendatangkan dampak finansial juga.  Misalnya mereka kemudian mencapai nilai rata-rata tinggi sehingga menempati peringkat I di tingkat kota atau provinsi, insya Allah saya akan mendapat reward dari sekolah berupa surat penghargaan dan sejumlah uang … Setidaknya, kesuksesan anak-anak saya di Pad akan mempertahankan reputasi saya sebagai guru profesional. Haha … meskipun karena jumlah jam mengajar saya tanpa team teaching tidak memenuhi 24 jam/minggu akhirnya profesionalisme saya tidak mendapatkan penghargaan dalam bentuk tunjangan profesi yang semestinya saya terima. Sebuah penganiayaan struktural, istilah saya dalam tulisan lain di blog ini (baca: profesionalisme saya dihargai separuh).

Akhirnya, tepatkah saya menyebutnya sebagai sebuah dedikasi untuk yang saya lakukan pagi ini?

Rujukan untuk penetapan:

dedication [n] : 1.The quality of being dedicated 2.The action of dedicating

dedicated [adj] : 1.Devoted to a task or purpose 2.exclusively allocated or intended for a particular purpose

Wallahu a’lam …

About these ads

One thought on “Dedikasi …

  1. Assalamu’alaikum Pak Guru… Kebetulan nama saya adalah Dedi, dan saya juga penasaran dengan arti yang sebenarnya dari kata Dedikasi, dan setelah saya baca Posting Pak Guru, ternyata juga ada kaitannya dengan Nama Ayah kandung saya yaitu Pak Untung….
    Hehe.. tapi kok saya merasa tidak menjadi anak yang beruntung yah… apa mungkin dampak dari makna Dedikasi yang tak pernah mengharapkan keuntungan dari pihak manapun ya…??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s