Pembelajaran Sosiologi Yang Diinginkan Siswa


Alhamdulillah pada Ahad 29 Mei 2011 kemarin saya dapat memenuhi permintaan Himpunan Mahasiswa (HIMA) Prodi Sosiologi FISE UNY sebagai salah satu pembicara pada Simposium Meningkatkan Profesionalisme Guru. Pembicara yang lain adalah Pak Agus Basuki, M.Pd., dari Sosiologi Pendidikan FIP. Dari pak Basuki (demikian kemudian saya memanggilnya agar beda dengan saya, dan Pak Agus Basuki pun memanggil saya dengan pak Santosa) saya mendapat informasi banyak yang penting sekali artinya agar dapat menjadi guru yang lebih baik dari sekarang ini. Pak Basuki menekankan bahwa kompetensi yang harus sangat dikuasai oleh guru adalah kemampuan berkomunikasi. Kemampuan melakukan eyes contact dengan murid sangat diperlukan. Dengan kompetensi komunikasi yang bagus, bisa membuat guru sebagai presenter yang disukai oleh murid-muridnya. Pak Basuki pun menyebut nama-nama presenter handal dari TV One, semacam Tina Talisa, Rahma Sarita, dan Indi Rachmawati (Lha kalau seseorang berkemampuan seperti nama-nama yang disebut pak Basuki itu, tentu saja memilih menjadi presenter TV daripada Guru ….).Tetapi memang sudah seharusnya guru memiliki kemampuan-kemampuan komunikasi semacam itu, sehingga dapat dengan baik menjelaskan bahan ajar serumit apapun kepada murid-muridnya. Saya sangat setuju dengan ini.

Yang tak kalah penting adalah, kesan pertama terhadap guru oleh murid-muridnya. Berkali-kali pak Basuki menekankan tentang pentingnya First Impression ini. Pada pertemuan pertama, guru harus mampu meyakinkan murid-muridnya bahwa ia mampu dan menguasai mata pelajaran yang diampunya. Karena tidak otomotis guru menjadi berwibawa ketika berdiri di depan siswa, maka memang guru harus bisa menjadi komunikator dan fasilitator yang baik.

Pak Basuki juga menekankan, dengan perkembangan alat-alat teknologi komunikasi dan informasi, tetap saja itu semua tak dapat menggantikan peran guru. Presentasi power point dan semacamnya hanyalah media, bukan alat, sehingga hanya dapat digunakan secara bagus oleh seorang guru yang profesional. Media presentasi sama, ketika dibawakan oleh orang yang berbeda, maka hasilnya pun tetap berbeda. Kalau alat, seperti misalnya LCD Projector, Laptop, dan sebagainya, itu dapat dipakai oleh siapa saja yang mengerti petunjuk operasionalnya.

Kalau pak Basuki menggunakan dasar-dasar teori, maka saya lebih banyak mengungkapkan pengalaman saya selama kurang lebih 23 tahun menjadi guru. Dan berikut ini adalah prasaran/makalah yang saya sampaikan.

DRAFT UNTUK DISAMPAIKAN DI PRODI SOSIOLOGI AHAD 29 MEI

Kepada teman-teman Mahasiswa yang tergabung dalam Hima Prodi Sosiologi FISE UNY, saya berterimakasih atas kesempatan yang telah diberikan, maaf apabila yang saya sampaikan kemarin tidak dapat memenuhi harapan kalian, tetapi itulah maksimal yang dapat saya sampaikan. Semoga kerjasama yang baik ini dapat tetap terjalin.

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s